Opini

  • ENGGAK ADA PILIHAN LAIN

    Sewaktu kita dihadapkan pilihan kredit berbunga, apa yang biasa kita pikirkan? Kalau mau punya rumah, ya harus ngutang ke bank, ya terpaksa berbunga. Enggak ada pilihan lain. Kalau mau punya gadget, ya harus ambil kredit berbunga. Terpaksa, engga ada pilihan lain. Atau katanya ada tuh utang syariah di bank.. Begitu ada label ‘syariah’ langsung aja ambil tanpa pikir panjang dan…

    Read More »
  • SELF LEADERSHIP, Salah satu kunci kesuksesan

    Dalam beberapa kali kesempatan, Nabi Muhammad ﷺ mengingatkan tentang perlunya kompetensi penguasaan terhadap diri sendiri. Misalnya, ketika pulang dari Perang Badar Al-Kubra, beliau berkata kepada para shahabat, “Kita pulang dari perang yang lebih kecil menuju perang yang lebih besar.” Para sahabat saling berpandangan bertanya-tanya,bukankah perang yang baru dilalui adalah suatu perang yang besar? Salah seorang sahabat lalu bertanya, “Apa perang…

    Read More »
  • JANGAN LIHAT CANGKANGNYA

    Seringkali, kita mudah terpikat oleh label. “Halal”, “Syariah”, “Sunnah” dan dengan semangatnya langsung percaya. Namun sayangnya, di zaman ini, produk-produk yang berlabel islami bisa jadi malah tidak sesuai dengan ketentuan Islam. Makanan Halal Pertama, di makanan halal. Jika kita menyimak para influencer halal food, dapat kita ketahui bahwa makanan yang mengklaim sebagai “halal food” belum tentu halal. Bisa jadi para…

    Read More »
  • Tabungan. Buat usaha aja?

    Kalau kerja terus nyambi usaha? Jadinya keteteran waktu dan curi-curi waktu. Kalau jam kerja kebayang-bayang dan malah ngerjain soal bisnis, ujung-ujungnya cacat integritas. Kalau sudah cacat integritas, yah kurang berkah gajinya, kurang berkah pula profitnya. Kalau memang mau bebas waktu dan usaha, ya resign dulu aja. Belum berani resign? Maka kerja, sambil berinvestasi. Begitulah. Milikilah bisnis. Jika tidak, berinvestasilah di…

    Read More »
  • Hijrah Bottom-UP

    Dalam Al-Quran, surat Al-Baqarah ayat 208, difirmankan: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةً ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌWahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara kaffah, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.Al-Quran, surat Al-Baqarah ayat 208 Nah sahabat, mungkin ayat ini sudah sangat familiar di antara kita. Ketika kita…

    Read More »
  • Tentang Meminta-Minta

    Bagaimana akibat dari profesi dan kebiasaan meminta-minta? “Tidaklah seseorang terus meminta-minta hingga kelak pada hari kiamat ia menjumpai Allah sementara di wajahnya tidak ada sekerat daging pun.” (HR. Muslim: 1725) [1] “Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa meminta-minta padahal ia dalam keadaan kecukupan, maka pada hari kiamat apa yang ia minta akan berubah menjadi bekas-bekas cakaran di wajahnya.” Dikatakan, “Wahai Rasulullah, kecukupan…

    Read More »
  • Jangan Baperan kalau mau bersyirkah

    Setiap skema syariah, termasuk syirkah, perlu didukung oleh akhlaq, karakter dan etos kerja yang baik, seperti amanah, jujur, stabil emosi, disiplin lisan, dan terbiasa tabayyun sebelum memutuskan. Baca juga: Apa itu Syirkah? Mutual respect dan mutual trust juga penting banget. Dalam syirkah, membatalkan syirkah secara sepihak tanpa kesepakatan pihak yang lain itu tidak diperbolehkan (silakan tanya ustadz atau ulama terdekat…

    Read More »
  • Sarjana Nganggur?

    Hai sobat. Sampai dengan hari ini (12 Januari 2020), ada hampir 124 ribu kasus aktif Covid-19 di Indonesia dengan tingkat fatalitas hampir 3%. Jumlah kasus positif ini termasuk yang paling tinggi di seluruh Asia Tenggara. Sementara itu, pemerintah terkesan tidak memiliki roadmap yang tegas untuk menangani wabah Covid-19, termasuk secara tegas menangani pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan [1]. Di tengah mewabahnya virus…

    Read More »
  • Bekerja Bukan Untuk Dunia, Tapi Untuk Diin Kita

    Abdurrahman bin Auf sangat royal dalam membelanjakan harta untuk kepentingan umat Islam. Sejarah mencatat, Abdurrahman telah menyumbangkan 4.000 dirham, 500 ekor kuda perang, dan 1500 ekor unta untuk keperluan Perang Tabuk. Selain itu, ia pun menyantuni para alumni Perang Badar yang masih hidup dengan santunan sebesar 400 dinar emas (sekitar 500 juta) per orang. Orang Madinah pernah berkata, “Seluruh penduduk…

    Read More »
  • Ketika Syirkah Mengalahkan Sistem Yahudi

    Pada tahun pertama Rasulullah saw bersama kaum Muhajirin hijrah ke Madinah, perdagangan di kota tersebut masih didominasi oleh kaum Yahudi. Tidak lama setelah dipersaudarakan dengan seorang saudagar Anshar, Saad bin Rabiq, beliau meminta ditunjukkan pasar di Madinah. Begitu sampai, Abdurrahman bin Auf bertanya, “Wahai saudaraku, pasar ini punya siapa? Kenapa pembelinya ramai sekali?” Saad bin Rabiq menjawab, “Pasar ini milik…

    Read More »
Back to top button