Ekonomi Islam

Perbedaan Zakat, Infaq, Sedekah dan Waqaf.

Sudahkan kita paham mengenai perbedaan Zakat, Infaq, Sedekah dan Waqaf?

Mungkin sebagian dari kita masih bingung untuk membedakan antara Zakat, Infaq, Sedekah dan Waqaf. Pada dasarnya semua itu bagian dari instrumen keuangan sosial syariah yang meruapaka suatu pemberian (tabarru’) untuk mengharapkan pahala dan ridho dari Allah. Sebelum melakukan amalan ini yuk kita baca dulu apa saja pengertian, syarat dan manfaatnya. 

1. Zakat

Seperti yang kita ketahui Zakat merupakan salah satu rukun islam yang hukumnya wajib untuk di tunaikan bagi umat muslim yang mampu dan memenuhi syarat. Syarat apa sajakah yang harus dipenuhi sebagai seorang muslim aga bisa berzakat? Adapun syarat wajib zakat sebagai berikut:

  • Islam
  • Merdeka
  • Baligh-akal
  • Kondisi harta berkembang
  • Kondisi harta sampai satu nisab
  • Kepemilikan sempurna terhadap harta yang dimiliki
  • Telah mencapai haul

Wajib hukumnya bagi seorang muslim untuk menunaikan zakatnya jika syarat diatas sudah dipenuhi. Islam mensyariatkan zakat secara tegas di dalam QS. Al-Baqarah ayat 267: 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنفِقُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا۟ ٱلْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِـَٔاخِذِيهِ إِلَّآ أَن تُغْمِضُوا۟ فِيهِ ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Zakat sendiri terdapat beberapa jenis, seperti zakat mal (harta), zakat penghasilan, zakat pertanian, zakat perniagaan, zakat hasil ternak dan zakat fitrah.

2. Infaq

Salah satu contoh infaq yang biasa dilakukan adalah infaq untuk mendapatkan keberkahan saat naik haji atau umrah, menafkahi keluarga, mengisi kotak amal dengan sedikit rezeki yang dimiliki, memberikan sumbangan atau bantuan kepada orang yang tertimpa musibah, dan lain sebagainya.

Mengeluarkan, membelanjakan harta merupakan makna dari infaq yang berasal dari bahasa kata anfaqo-yanfiqu. Infaq tentu tak lepas dari aktivitas seorang muslim. Namu, infaq ini tidak dihukumi wajib berbeda dengan zakat ketika memenuhi syarat maka akan diwajibkan. Infaq sendiri sangatlah dianjurkan dengan hukumnya yang sunnah. Contoh infaq sering kita temui ketika kita menemui saudar-saudara kita tertimpa musibah seperti bencana alam, gempa dan banjir maka akan sering kita temui infaq seperti penggalangan dana. Ketika ke masjid dan mengisi kotak amal ini juga termasuk kedalam kategori infaq. Infaq tidaklah memiliki batasan nominal dan waktu tentu hal ini juga yang mebedakan dengan zakat.

3. Sedekah

Sedekah tidak hanya sebatas mengeluarkan harta kita saja. Cakupan sedekah sangtlah luas, bisa dengan harta, jasa atau tenaga yang kita dedikasikan untuk orang yang membutuhkan. Banyak contoh sedekah yang bisa kita lakukan salah satunya ketika bertemu dengan orang lain kita tersenyum ataupun saat kita sedang berjalan lalu menemukan kerikil, batu, duri, atau ranting yang menghalangi jalan lalu kita singkirkan maka ini juga bagian dari sedekah. Sebagimana dalam sebuah hadis:

Nabi Muhammad bersabda, “Sesungguhnya setiap manusia dari anak cucu Adam terlahir dengan tiga ratus enam puluh rangkaian persendian, maka barang siapa yang bertakbir, bertahmid, bertahlil, bertasbih serta memohon ampun Allah, menyingkirkan bebatuan, duri-durian atau tulang belulang dari jalan yang biasa dilewati manusia, serta menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar adalah sebanding dengan tiga ratus enam puluh jumlah persendian, sungguh pada hari itu ia akan berjalan sedang ia telah menjauhkan dirinya dari azab api neraka.” (HR. Muslim).

4. Waqaf

Waqaf sendiri berasal dari kata “Wakafa-Yaqufu-Waqfan” yang bisa diartikan menahan, menahan harta untuk diwakafkan, tidak dipindahmilikkan. Adapun mazhab Syafi’i mendefinisikan wakaf adalah : “Tidak melakukan suatu tindakan atas suatu benda, yang berstatus sebagai milik Allah SWT, dengan menyedekahkan manfaatnya kepada suatu kebajikan (sosial)”. 

Jadi bisa kita pahami biasanya wakaf dalam bentuk memberikan aset kita untuk kemaslahatan umat seperti tanah yang di wakafkan untuk membangun pesantren, masjid dan sekolah atau sumur, rumah sakit dan bangunan lainya yang bersifat produktif dan memberikan manfaat yang luas. Wakaf ternyata salah satu amalan yang sangat spesial, mengingat ketika aset yang kita wakafkan dimanfatkan dan digunakan oleh ummat maka pahala orang yang berwakaf akan terus mengalir.

Jadi gimana? Sudah paham kan menegenai perbedaan Zakat, Infaq, Sedekah dan Waqaf. Dengan begitu banyak manfaat dan kebaikan yang ditimbulkan semoga kita semua mampu untuk berzakat, infaq, sedekah dan berwaqaf. 

Referensi:

https://zakat.or.id/jenis-jenis-zakat/ Diakses pada 27 November 2022

https://www.daaruttauhiid.org/sedekah-menyingkirkan-duri/ Diakses pada 28 November 2022

https://yatimmandiri.org/blog/berbagi/perbedaan-zakat-infaq-sedekah-dan-wakaf/ Diakses pada 28 November 2022https://www.bwi.go.id/pengertian-wakaf/ Diakses pada 28 November 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button